Salah Satu Pendiri Genk Cyberfraud Dunia Ditangkap di Bangkok

Salah Satu Pendiri Genk Cyberfraud Dunia Ditangkap di Bangkok

Seseorang pria Rusia yang dituduh menggerakkan satu jaringan Cyberfraud global yang ditutup dalam oprerasi yang di pimpin A. S. minggu ini sudah di tangkap di Bangkok serta juga akan hadapi ekstradisi, kata polisi Thailand hari ini.

Sergey Medvedev, 31, dituduh membangun Organisasi Penipuan, yakni satu jaringan on-line yang mengambil serta jual kartu credit serta data jati diri pribadi yang lain, yang mengakibatkan kerugian sebesar US $ 530 juta (16, 8 miliar), menurut pihak berwenang A. S.

Pada hari Rabu, Departemen Kehakiman A. S. mendakwa 36 orang karna lakukan konspirasi pemerasan serta kejahatan yang lain atas peranan mereka dalam sindikat kejahatan itu.

Tiga belas terdakwa yang datang dari semua dunia di tangkap di A. S. serta enam negara yang lain, termasuk juga Australia, Inggris, Prancis, Italia, Kosovo, serta Serbia.

Medvedev tidak tercatat jadi satu diantara 36 tersangka Cyberfraud yang dituntut minggu ini tetapi diterangkan dalam surat dakwaan itu, kalau dia jadi administrator jaringan sama juga dengan satu diantara pendiri Ukraina Svyatoslav Bondarenko.

Salah Satu Pendiri Genk Cyberfraud Dunia Ditangkap di Bangkok

Polisi bertopeng, bersenjata dengan senjata automatis mengrebek satu kondominium Bangkok pada 2 Februari, buat penangkapan itu.

“ (Medvedev) saat ini ditahan di Penjara Bangkok Remand menanti otoritas A. S. untuk membawanya ke pengadilan di A. S., ” kata Nuthapon Rattanamongkolsak, seseorang petugas Thailand dari Divisi Kejahatan Penindasan.

Kedutaan Besar A. S. di Bangkok menampik berkomentar.

Warga negara Rusia seringkali melancong keluar-masuk Thailand sepanjang enam th. paling akhir dengan visa turis, kata perwira itu.

“Dia tidak mempunyai pekerjaan riil disini serta menggunakan hidupnya jadi turis yang lain, ” kata Nuthapon pada AFP, memberikan kalau dia menginginkan pihak berwenang untuk mengekstradisi Medvedev dalam bln. itu.

Organisasi Infraud dibangun di Ukraina pada th. 2010 serta memakai slogan “In Fraud We Trust. ”

Ini jadi “tujuan utama” di situs untuk beli barang dengan info kartu credit palsu atau dicuri, menurut otoritas A. S.

Organisasi Cyberfraud itu, yang mempunyai 10. 901 anggota pada th. 2017, juga sediakan service “escrow” untuk transaksi kripto-mata uang termasuk juga Bitcoin, kata dakwaan itu.

Baca Juga : Tantangan Ibu Susi Kepada Wagub San Uno

Mevedev bukanlah yang pertama dimaksud cybercriminal karna sudah memakai Thailand jadi basis.

Th. lantas, polisi Thailand menahan seseorang Kanada berumur 26 th. yang di cari oleh A. S. karna menggerakkan AlphaBay, ketika pasar gelap paling besar didunia untuk obat-obatan terlarang serta selundupan yang lain.

Tersangka, Alexandre Cazes, wafat di tahanan polisi Thailand sebelumnya dia bisa diekstradisi.

Petugas menyebutkan kalau pemrogram computer itu menggantung dianya dengan handuk di sel tahanan di Bangkok.

Bila Terasa Jemu Singgah ya ke Pokerpedia. net yang Memberi anda info mengenai Riview Agen Poker, Panduan serta Trick Permainan Kartu diselingi dengan Kasak kusuk yang disebut sisi dari Pokerpedia. net yang diisi berita viral, berita viral terbaru, berita viral terbaru, Cerpen, Isu, Narasi Cinta, Narasi Mistis, narasi mistik, narasi seram, narasi legenda, Berita Aneh, Narasi Lucu, narasi kriminil dari semua dunia serta Panduan Kesehatan.