7 Top Footballer of Early Retirement

Most players decide to retire from football because of the age that is not young anymore. But, there are some of them who chose instead hanging shoes when not past 30 years.

Here are some top players who retired early as quoted from Tibs News:

1. Just Fontaine

The French legend stopped playing while still 29 years old. Serious injury is the reason. Attackers who have strengthened Nice and Stade Reims is a goal record holder in one World Cup with 13 goals in the 1958 event.

2. Eric Cantona

He is a Manchester United legend. ‘King Eric’ decided to retire in 1997 at the age of 30. During his five seasons at Old Trafford, he scored 64 goals. Cantona also presented four Premier League titles and 2 FA Cups.

3. Sebastian Deisler

He is one of the players who staying digadang as the future star of Germany. However apes, when joined by Bayern Munich from Hertha Berlin in 2002, ‘Super Deis’ directly smothered serious knee injury and it happens repeatedly. 2007, when he was 27 years old, he announced his retirement.

4. Marco van Basten

He is a Dutch legend and AC Milan. Van Basten decided to retire in 1995 at the age of 28, after struggling with a knee injury for almost two years. Van Basten is one of the best strikers in football history. 277 goals scored with Ajax Amsterdam and Milan. He has won the European Footballer of the Year 1989, 1990, 1992 and the world’s best players in 1992.

5. Carlos Roa

Roa name known publicly when appearing defending Argentina in the World Cup in 1998. Had adventurous in Spain to defend Real Mallorca and Albacete, he chose to retire in 2006 when still a player Olimpo. Roa lost the age was 29 years. And the reason is quite interesting, he wanted to deepen the science of religion because the world felt the end of the world.

6. Fabrice Muamba

In August 2012, Muamba chose to retire. A few months earlier the 24-year-old was almost killed in the field due to a heart attack. After undergoing surgery and weighing the health conditions of Bolton Wanderers players it finally hanging up the shoe.

7. Ruben de la Red

At the age of 25, De la Red was forced to withdraw from the world of football because of problems with the heart. Yet two years before that, his career was climbing. Join Real Madrid and often become an option in the main squad of coach Bernd Schuster. He also entered the Spanish national team squad that steal the European Cup trophy in 2008.

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba – Sepakbola serta kesehatan jadi dua hal yang susah terpisahkan. Sudah pasti, berolahraga yang mengutamakan pada stamina serta tenaga ini pada intinya memerlukan fisik yang sehat serta sempurna. Oleh karena itu, beberapa pesepakbola tampak sehat karna berusaha melindungi alur kesehatan hidupnya.

Walau sekian, tidak sedikit pesepakbola yang malah salah mengartikan kesehatan fisik itu. Beberapa pesepakbola ikhlas memakai beberapa cara yg tidak fair seperti pemakaian doping serta obat-obatan beda yang berperan tingkatkan ketahanan badan serta kekuatan fisik.

Hal itu cuma jadi satu diantara masalah dalam sepakbola. Bahkan juga, beberapa pesepakbola ini tertangkap memakai narkoba sepanjang karier sepakbolanya serta mesti punyai urusan dengan pihak yang berwajib.

Tersebut tim kita merangkum 10 pesepakbola yang sempat tersangkut masalah narkoba seperti ditulis Bleacherreport. com.

Diego Maradona

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Diego Maradona diberitakan mulai memakai narkoba type kokain saat di Barcelona. Pada akhirnya, bekas bintang timnas Argentina itu dijatuhi hukuman 15 bln. serta denda sebesar 70. 000 Dolar sesudah dinyatakan positif memakai kokain pada 1991 waktu kariernya di Napoli juga akan selesai.

Si yang memiliki gol tangan Tuhan itu juga tidak dapat menguatkan Argentina di Piala Dunia 1994 sesudah positif konsumsi narkoba.

Rio Ferdinand

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas Bek Manchester United, Rio Ferdinand, memanglah belum juga sempat tertangkap tangan waktu konsumsi narkoba, tetapi ia malah memperoleh hukuman berat sesudah dengan berniat tidak ikuti tes obat-obatan terlarang yang diadakan oleh tim kesehatan FA. Waktu itu, Ferdinand lebih mengambil keputusan untuk belanja.

Ferdinand lalu didenda 50. 000 Pounds oleh FA serta dilarang bermain sepanjang 8 bln.. Hukuman larangan berlaga itu buat ia mesti kehilangan sisa musim serta tidak dapat tampak di Euro 2004.

Pep Guardiola

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas pelatih Barcelona, Pep Guardiola, sempat tersandung masalah narkoba saat mengenakan seragam Brescia di Italia. Guardiola divonis positif doping pada 4 November 2001 serta dijatuhi hukuman 4 bln. karena memakai obat type steroid nandrolone.

Tetapi, Guardiola dinyatakan bersih dari doping pada 23 Oktober 2007, namun mesti tetaplah melakukan sidang pada 8 Mei serta 15 September 2009 karena banding yang dikerjakan oleh Komite Olimpiade Italia (CONI) pada kasusnya yang masih tetap diragukan.

Adrian Mutu

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Kepindahan Kualitas ke Chelsea pada Agustus 2003 adalah keinginan paling besar striker asal Rumania itu. Tetapi, peluang itu mesti dirusaknya sendiri karna dinyatakan positif menggunakan kokain pada Oktober 2004. Chelsea selekasnya memutus kontrak Kualitas.

Pada akhirnya, Kualitas dijatuhi hukuman oleh FA yaitu larangan bermain sepanjang 7 bln. dan denda sebesar 20. 000 Pounds. Chelsea juga memohon Kualitas membayarganti rugi sejumlah 17 juta Pounds. Tetapi, sampai saat ini Kualitas belum melunasi denda itu ke Chelsea.

Jaap Stam

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Stam dapat dibuktikan memakai obat-obatan terlarang sesudah positif darahnya memiliki kandungan nandrolone medio 2011. Insiden ini berlangsung di Italia sesudah Stam mengambil keputusan geser dari Manchester United ke Lazio. Stam pada akhirnya dihukum larangan bermain sepanjang 4 bln..

Edgar Davids

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Satu sekali lagi pesepakbola yang tertangkap menggunakan anabolic steroid nandrolone. Yaitu Edgar Davids yang terlilit masalah yang sama. Davids pada akhirnya diskors sepanjang 4 bln., sebelumnya setelah David diancama hukuman 2 th..

Kolo Toure

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas bek Manchester City, Kolo Toure, dihukum larangan bermain sepanjang 6 bln. dengan tim paling utama City sesudah dinyatakan positif doping dalam tes yang di gelar oleh FA pada 2009.

Lucunya, masalah doping ini dinyatakan tidak berniat oleh Toure yang sesungguhnya ia cuma konsumsi obat pelangsing punya istrinya. Dalam obat itu terdapat zat terlarang.

Mark Bosnich

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas kiper Aston Villa, Mark Bosnich, tidak berhasil melakukan tes doping di Chelsea pada September 2002 serta mengakibatkan ia dihukum 9 bln. larangan bermain. Bosnich sempat juga ikut serta dalam masalah pemakaian ganja.

Claudio Caniggia

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Medio 1990an jadi masa kelam untuk pesepakbola Argentina. Caniggia dinyatakan positif memakai kokain waktu di Roma pada 1993. Caniggia juga langgung dijatuhi hukuman 13 bln. larangan bermain.

Mohamed Kallon

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Waktu menguatkan Inter Milan pada 2000, hasil tes Kallon tunjukkan positif sang pemain memakai nandrolone. Kallon juga dikenai hukuman 4 bln. larangan berlaga.

Jonru was sentenced to 1.5 years in prison, proved to be spreading hatred and hostility

Jonru alias Jon Riah Ukur  Ginting sentenced to one year and six months in prison and a fine of Rp50 million for proven to spread hatred and hostility based on SARA in social media.

The verdict read out in the East Jakarta District Court on Friday (02/02) is lighter than the two-year prison sentence imposed by the prosecutor.

The panel of judges led by Antoino Simbolon declared the defendant’s actions “proven legitimate and convincing of committing a crime of disseminating information of hatred and racial intolerance.”

Police arrested Jonru Ginting for alleged ‘hate spread’
Jonru Ginting account is polished for ‘free hate spread in medsos’
In the ruling, Jonru is deemed to be legally proven and convincing guilty as stipulated in Article 28 Paragraph (2) juncto 45a Paragraph 2 of Law Number 19 Year 2016 which is renewed into Law number 11 Year 2008 on Information and Electronic Transactions.

After listening to this verdict, Jonru before the panel of judges said he was still “wondering” whether to file an appeal lawsuit or not.

Jonru has many followers in social media, which is about 1.47 million followers. His Twitter account has 92.5 thousand followers, Instagram 66,7 thousand, and Periscope 531 followers.
Before being reported to the police in September 2017, Jonru Ginting was actively active in social media through his comments or links.

He is also known to many followers, which is about 1.47 million followers. His Twitter account has 92.5 thousand followers, Instagram 66,7 thousand, and Periscope 531 followers.

The name Jonru began to be known in the social media world in Indonesia before the 2014 Presidential Election.

Jonru is reported by a number of individuals, including Muannas Al Aidid and Mohammed Zakir Rashidin, to the police for allegedly spreading hatred and defamation since the middle of last year.

This report is based on its posting of accounts suspected to belong to Jonru Ginting on Instagram, Facebook, and Twitter.

One of them is covering Jonru’s uploads about President Joko Widodo and the accusations that mention someone as the family of the Indonesian Communist Party leader Dipa Nusantara Aidit.