Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba – Sepakbola serta kesehatan jadi dua hal yang susah terpisahkan. Sudah pasti, berolahraga yang mengutamakan pada stamina serta tenaga ini pada intinya memerlukan fisik yang sehat serta sempurna. Oleh karena itu, beberapa pesepakbola tampak sehat karna berusaha melindungi alur kesehatan hidupnya.

Walau sekian, tidak sedikit pesepakbola yang malah salah mengartikan kesehatan fisik itu. Beberapa pesepakbola ikhlas memakai beberapa cara yg tidak fair seperti pemakaian doping serta obat-obatan beda yang berperan tingkatkan ketahanan badan serta kekuatan fisik.

Hal itu cuma jadi satu diantara masalah dalam sepakbola. Bahkan juga, beberapa pesepakbola ini tertangkap memakai narkoba sepanjang karier sepakbolanya serta mesti punyai urusan dengan pihak yang berwajib.

Tersebut tim kita merangkum 10 pesepakbola yang sempat tersangkut masalah narkoba seperti ditulis Bleacherreport. com.

Diego Maradona

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Diego Maradona diberitakan mulai memakai narkoba type kokain saat di Barcelona. Pada akhirnya, bekas bintang timnas Argentina itu dijatuhi hukuman 15 bln. serta denda sebesar 70. 000 Dolar sesudah dinyatakan positif memakai kokain pada 1991 waktu kariernya di Napoli juga akan selesai.

Si yang memiliki gol tangan Tuhan itu juga tidak dapat menguatkan Argentina di Piala Dunia 1994 sesudah positif konsumsi narkoba.

Rio Ferdinand

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas Bek Manchester United, Rio Ferdinand, memanglah belum juga sempat tertangkap tangan waktu konsumsi narkoba, tetapi ia malah memperoleh hukuman berat sesudah dengan berniat tidak ikuti tes obat-obatan terlarang yang diadakan oleh tim kesehatan FA. Waktu itu, Ferdinand lebih mengambil keputusan untuk belanja.

Ferdinand lalu didenda 50. 000 Pounds oleh FA serta dilarang bermain sepanjang 8 bln.. Hukuman larangan berlaga itu buat ia mesti kehilangan sisa musim serta tidak dapat tampak di Euro 2004.

Pep Guardiola

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas pelatih Barcelona, Pep Guardiola, sempat tersandung masalah narkoba saat mengenakan seragam Brescia di Italia. Guardiola divonis positif doping pada 4 November 2001 serta dijatuhi hukuman 4 bln. karena memakai obat type steroid nandrolone.

Tetapi, Guardiola dinyatakan bersih dari doping pada 23 Oktober 2007, namun mesti tetaplah melakukan sidang pada 8 Mei serta 15 September 2009 karena banding yang dikerjakan oleh Komite Olimpiade Italia (CONI) pada kasusnya yang masih tetap diragukan.

Adrian Mutu

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Kepindahan Kualitas ke Chelsea pada Agustus 2003 adalah keinginan paling besar striker asal Rumania itu. Tetapi, peluang itu mesti dirusaknya sendiri karna dinyatakan positif menggunakan kokain pada Oktober 2004. Chelsea selekasnya memutus kontrak Kualitas.

Pada akhirnya, Kualitas dijatuhi hukuman oleh FA yaitu larangan bermain sepanjang 7 bln. dan denda sebesar 20. 000 Pounds. Chelsea juga memohon Kualitas membayarganti rugi sejumlah 17 juta Pounds. Tetapi, sampai saat ini Kualitas belum melunasi denda itu ke Chelsea.

Jaap Stam

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Stam dapat dibuktikan memakai obat-obatan terlarang sesudah positif darahnya memiliki kandungan nandrolone medio 2011. Insiden ini berlangsung di Italia sesudah Stam mengambil keputusan geser dari Manchester United ke Lazio. Stam pada akhirnya dihukum larangan bermain sepanjang 4 bln..

Edgar Davids

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Satu sekali lagi pesepakbola yang tertangkap menggunakan anabolic steroid nandrolone. Yaitu Edgar Davids yang terlilit masalah yang sama. Davids pada akhirnya diskors sepanjang 4 bln., sebelumnya setelah David diancama hukuman 2 th..

Kolo Toure

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas bek Manchester City, Kolo Toure, dihukum larangan bermain sepanjang 6 bln. dengan tim paling utama City sesudah dinyatakan positif doping dalam tes yang di gelar oleh FA pada 2009.

Lucunya, masalah doping ini dinyatakan tidak berniat oleh Toure yang sesungguhnya ia cuma konsumsi obat pelangsing punya istrinya. Dalam obat itu terdapat zat terlarang.

Mark Bosnich

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Bekas kiper Aston Villa, Mark Bosnich, tidak berhasil melakukan tes doping di Chelsea pada September 2002 serta mengakibatkan ia dihukum 9 bln. larangan bermain. Bosnich sempat juga ikut serta dalam masalah pemakaian ganja.

Claudio Caniggia

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Medio 1990an jadi masa kelam untuk pesepakbola Argentina. Caniggia dinyatakan positif memakai kokain waktu di Roma pada 1993. Caniggia juga langgung dijatuhi hukuman 13 bln. larangan bermain.

Mohamed Kallon

Pesepakbola yang Tersandung Kasus Narkoba

Waktu menguatkan Inter Milan pada 2000, hasil tes Kallon tunjukkan positif sang pemain memakai nandrolone. Kallon juga dikenai hukuman 4 bln. larangan berlaga.

Salah Satu Pendiri Genk Cyberfraud Dunia Ditangkap di Bangkok

Salah Satu Pendiri Genk Cyberfraud Dunia Ditangkap di Bangkok

Seseorang pria Rusia yang dituduh menggerakkan satu jaringan Cyberfraud global yang ditutup dalam oprerasi yang di pimpin A. S. minggu ini sudah di tangkap di Bangkok serta juga akan hadapi ekstradisi, kata polisi Thailand hari ini.

Sergey Medvedev, 31, dituduh membangun Organisasi Penipuan, yakni satu jaringan on-line yang mengambil serta jual kartu credit serta data jati diri pribadi yang lain, yang mengakibatkan kerugian sebesar US $ 530 juta (16, 8 miliar), menurut pihak berwenang A. S.

Pada hari Rabu, Departemen Kehakiman A. S. mendakwa 36 orang karna lakukan konspirasi pemerasan serta kejahatan yang lain atas peranan mereka dalam sindikat kejahatan itu.

Tiga belas terdakwa yang datang dari semua dunia di tangkap di A. S. serta enam negara yang lain, termasuk juga Australia, Inggris, Prancis, Italia, Kosovo, serta Serbia.

Medvedev tidak tercatat jadi satu diantara 36 tersangka Cyberfraud yang dituntut minggu ini tetapi diterangkan dalam surat dakwaan itu, kalau dia jadi administrator jaringan sama juga dengan satu diantara pendiri Ukraina Svyatoslav Bondarenko.

Salah Satu Pendiri Genk Cyberfraud Dunia Ditangkap di Bangkok

Polisi bertopeng, bersenjata dengan senjata automatis mengrebek satu kondominium Bangkok pada 2 Februari, buat penangkapan itu.

“ (Medvedev) saat ini ditahan di Penjara Bangkok Remand menanti otoritas A. S. untuk membawanya ke pengadilan di A. S., ” kata Nuthapon Rattanamongkolsak, seseorang petugas Thailand dari Divisi Kejahatan Penindasan.

Kedutaan Besar A. S. di Bangkok menampik berkomentar.

Warga negara Rusia seringkali melancong keluar-masuk Thailand sepanjang enam th. paling akhir dengan visa turis, kata perwira itu.

“Dia tidak mempunyai pekerjaan riil disini serta menggunakan hidupnya jadi turis yang lain, ” kata Nuthapon pada AFP, memberikan kalau dia menginginkan pihak berwenang untuk mengekstradisi Medvedev dalam bln. itu.

Organisasi Infraud dibangun di Ukraina pada th. 2010 serta memakai slogan “In Fraud We Trust. ”

Ini jadi “tujuan utama” di situs untuk beli barang dengan info kartu credit palsu atau dicuri, menurut otoritas A. S.

Organisasi Cyberfraud itu, yang mempunyai 10. 901 anggota pada th. 2017, juga sediakan service “escrow” untuk transaksi kripto-mata uang termasuk juga Bitcoin, kata dakwaan itu.

Baca Juga : Tantangan Ibu Susi Kepada Wagub San Uno

Mevedev bukanlah yang pertama dimaksud cybercriminal karna sudah memakai Thailand jadi basis.

Th. lantas, polisi Thailand menahan seseorang Kanada berumur 26 th. yang di cari oleh A. S. karna menggerakkan AlphaBay, ketika pasar gelap paling besar didunia untuk obat-obatan terlarang serta selundupan yang lain.

Tersangka, Alexandre Cazes, wafat di tahanan polisi Thailand sebelumnya dia bisa diekstradisi.

Petugas menyebutkan kalau pemrogram computer itu menggantung dianya dengan handuk di sel tahanan di Bangkok.

Bila Terasa Jemu Singgah ya ke Pokerpedia. net yang Memberi anda info mengenai Riview Agen Poker, Panduan serta Trick Permainan Kartu diselingi dengan Kasak kusuk yang disebut sisi dari Pokerpedia. net yang diisi berita viral, berita viral terbaru, berita viral terbaru, Cerpen, Isu, Narasi Cinta, Narasi Mistis, narasi mistik, narasi seram, narasi legenda, Berita Aneh, Narasi Lucu, narasi kriminil dari semua dunia serta Panduan Kesehatan.

Para Pengacara Novanto mengundurkan diri serentak, ada apa gerangan??

http://www.raybansunglass.name/ – Fredrich Yunadi memerlihatkan photo Setya Novanto tengah terbaring di ranjang rumah sakit. Pada Jumat (08/12) , Fredrich mengundurkan diri jadi kuasa hukum Setya Novanto.
Dua pengacara Setya Novanto, Otto Hasibuan serta Fredrich Yunadi, mengambil keputusan untuk mengundurkan diri jadi kuasa hukum tersangka masalah sangkaan korupsi KTP elektronik itu, pada Jumat (08/12) .

Saat dihubungi BBC Indonesia, Otto mengakui, problemnya yaitu berlangsung ketidaksepakatan pada dianya dengan Setya Novanto.

” Pada advokat dengan client itu kan mesti ada perjanjian mengenai langkah mengatasi perkara seperti apa, ” tutur Otto.

” Nah diantara kita ini hingga saat ini belumlah ada perjanjian terang mengenai itu. Jadi bila tidak ada perjanjian terang kan dapat merugikan dia, dapat merugikan saya juga, ” lanjutnya.

Bermain Togel Online disini : Togel Singapore

‘Petak Umpet’ KPK serta Setya Novanto, siapa yang akan menang?
Beberapa dokter Setya Novanto di check, pengacara tuding IDI ‘bertindak politis’
‘Jam tangan super elegan Richard Mille untuk Setya Novanto’ : Fredrich ancam tuntut Andi Narogong
Dia memberikan kalau dianya miliki deskripsi yang pasti mengenai langkah pembelaan Setya Novanto.

” Bila kita mengatasi perkara kan ada kesepakatannya : bila saya maunya begini, hukumnya begini, jalannya begini, dia mesti sepakat. Tapi bila kita setujui A, dia jalanin B, wah kan ribet, ” mengenai Otto, tanpa ada bersedia menerangkan dengan detil tata langkah serta kiat pembelaan yang disebut.

” Jadi itu tambah baik lah. Advokat itu kan bebas serta mandiri kan. Jadi dalam membela client itu mesti melindungi integritas lah, ” sambungnya.

Menurut Otto, dia sudah menyerahkan surat pengundurannya dengan resmi pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Setya Novanto, pada Jumat (08/12) .

Setya Novanto jadi tersangka korupsi masalah KTP Elektronik.

Pengunduran diri Otto mengemuka sesudah sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (08/12) .

Dalam sidang itu, kuasa hukum Setya Novanto mengatakan kalau penetapan status tersangka pada client mereka tidak sah karna satu diantara penyidik KPK berstatus berdiri sendiri, bukanlah penyidik Polri atau pegawai negeri sipil.

Terlepas dari alasantasi itu, Hakim Tunggal Kusno merekomendasikan tim kuasa hukum Setya Novanto untuk mencabut permintaan praperadilan clientnya mengingat praperadilan juga akan gugur bila Pengadilan Tindak Pidana Korupsi mengadakan sidang masalah KTP Elektronik pada Rabu (13/12) .

Fredrich Yunadi ikut mundur
Dengan berbarengan, Fredrich Yunadi ikut melepaskan kemampuannya jadi kuasa hukum Setya Novanto.

Di tanya BBC Indonesia, Fredrich cuma menjawab, ” Tidak ada apa-apa. Karna satu kapal kan tidak dapat dua kapten, ” tanpa ada bersedia menerangkan apa maksud ‘dua kapten’ di situ.

Fredrich jadi menyanggah berselisih dengan sesama pengacara sebagai kuasa hukum ketua DPR itu. Bagaimanapun dia mengaku kalau ” langkah perlakuan masalah kita berlainan pendapat. ”

” Jadi saya sama Otto, tambah baik kita mundur saja, ” kata Fredrich.

Tentang Setya Novanto sendiri, disebutnya tidak sempat ikut campur dalam perlakuan masalah, serta segalanya diserahkan pada tim pengacara.

Setya awal mulanya mempunyai tiga pengacara. Saat ini, sesudah Otto Hasibuan serta Fredrich Yunadi mengundurkan diri, dia cuma diwakili oleh Maqdir Ismail, pengacara yang dulu mewakili calon Kapolri saat itu, Jenderal Budi Gunawan -menang dalam pra-peradilan pada KPK.

Dalam masalah sangkaan korupsi KTP Elektronik, KPK mengira Novanto dengan beberapa pihak untungkan sendiri, orang yang lain, atau korporasi.

Dengan beberapa pihak itu, Novanto disangka turut menyebabkan kerugian negara Rp 2, 3 triliun dari nilai pengadaan sebesar Rp 5, 9 triliun.

Sumber : BBC.com